iconfinder_7898565_refresh_globe_icon_512px_edited.png

Manajemen
Risiko Iklim

Manajemen Risiko Iklim (CRM) adalah kegiatan persiapan, upaya pengurangan, dan perencanaan keuangan risiko terkait iklim, mengatasi pemicu risiko yang mendasari, sosial ekonomi, dan faktor terkait iklim. CRM bertujuan untuk mengetahui bagaimana mengelola dampak dan risiko untuk meminimalisir Kerugian dan Kerusakan.

New Project.png
  • Identifikasi Risiko

Bertujuan untuk mengetahui atau memahami risiko yang mungkin muncul akibat perubahan iklim melalui perhitungan penilaian risiko, berdasarkan komponen bahaya, kerentanan, keterpaparan, sensitivitas, dan kapasitas adaptif.

  • Penilaian Dampak

Bertujuan untuk memperkirakan nilai kerugian dan kerusakan berdasarkan jenis bencana. Penilaian dampak dilakukan sesuai dengan jenis kerugian yang terkait dengan sektor ekonomi dan non-ekonomi.

  • Identifikasi Pengukuran

Bertujuan untuk menentukan tindakan yang sesuai dengan penilaian dampak yang telah dilakukan sebelumnya. Identifikasi tindakan akan menentukan prioritas dan besaran dana.

  • Prioritas dan Ukuran Dana

Pendanaan untuk adaptasi perubahan iklim di Indonesia merupakan bagian dari keseluruhan kebijakan pembiayaan untuk rencana pembangunan. Skala prioritas menentukan jumlah dana untuk tujuan yang ditargetkan.

  • Implementasi

Kegiatan dari rencana aksi dan pendanaan mengacu pada keputusan penilaian risiko iklim yang telah dilakukan sebelumnya.

  • Monitoring dan Evaluasi

Proses pengumpulan data, pelaporan, penilaian dan evaluasi capaian kinerja agenda yang dilaksanakan.